Etika Publikasi
Etika Publikasi dan Pernyataan Bebas Malpraktik
Alamtara: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam (Alamtara) adalah jurnal terakreditasi dan berpenelaah sejawat yang diterbitkan oleh Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Universitas Tarbiyatut Tholabah. Jurnal ini berkomitmen untuk menjunjung tinggi standar etika publikasi dan mengambil segala tindakan pencegahan terhadap pelanggaran publikasi. Pernyataan ini mengatur perilaku etis seluruh pihak yang terlibat dalam penerbitan artikel, termasuk Penulis, Editor in Chief, Dewan Redaksi, Mitra Bestari, dan Penerbit, berdasarkan pedoman COPE Best Practice Guidelines for Journal Editors.
Pedoman Etika Publikasi Jurnal
Publikasi artikel dalam jurnal Alamtara merupakan fondasi utama dalam pengembangan jaringan ilmu pengetahuan yang teruji dan dihormati. Hal ini merupakan cerminan langsung dari kualitas karya para penulis dan lembaga yang mendukung mereka. Sebagai penerbit, Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Universitas Tarbiyatut Tholabah bertanggung jawab penuh atas seluruh tahapan penerbitan dan memastikan bahwa pendapatan iklan atau komersial tidak mempengaruhi keputusan editorial.
Penanganan Dugaan Pelanggaran Riset
Pelanggaran riset mencakup fabrikasi, falsifikasi data, manipulasi sitasi, atau plagiarisme dalam penyusunan dan pelaporan penelitian. Jika ditemukan indikasi pelanggaran, Editor bertanggung jawab untuk menjaga integritas rekam akademik. Menggunakan standar terbaik COPE, Editor akan menginvestigasi setiap dugaan secara adil. Naskah yang terbukti mengandung pelanggaran akan ditolak, dan artikel yang telah terbit dapat dicabut (retracted) secara resmi.
Keputusan Publikasi
Editor in Chief bertanggung jawab penuh atas kepastian penerbitan naskah yang diajukan. Keputusan didasarkan pada validitas karya dan relevansinya bagi pembaca, serta terikat oleh aturan hukum terkait pencemaran nama baik, pelanggaran hak cipta, dan plagiarisme.
Sanggahan dan Pengaduan (Complaints & Appeals)
Alamtara memiliki prosedur yang jelas untuk menangani pengaduan terhadap jurnal, Tim Editorial, Dewan Redaksi, maupun Penerbit. Pengaduan terkait proses penyuntingan, manipulasi sitasi, atau ketidakadilan review akan diproses sesuai pedoman COPE. Pengaduan dapat dikirimkan melalui email ke: alamtarajurnal@gmail.com.
Tugas dan Tanggung Jawab Editor
- Kesetaraan (Fair Play): Editor mengevaluasi naskah semata-mata berdasarkan konten intelektualnya tanpa membedakan ras, jenis kelamin, orientasi seksual, agama, etnis, kewarganegaraan, atau filosofi politik penulis.
- Kerahasiaan: Editor dan staf redaksi dilarang mengungkapkan informasi apa pun tentang naskah yang diajukan kepada siapa pun selain penulis, mitra bestari, dan penerbit.
- Konflik Kepentingan: Materi dari naskah yang tidak diterbitkan dilarang digunakan dalam penelitian pribadi editor tanpa persetujuan tertulis dari penulis.
Tugas dan Tanggung Jawab Penulis
- Standar Pelaporan: Penulis harus menyajikan laporan penelitian asli yang akurat serta pembahasan yang objektif tentang signifikansi hasilnya.
- Akses & Retensi Data: Penulis wajib menyediakan data mentah untuk keperluan tinjauan editorial jika diperlukan dan menyimpannya dalam jangka waktu yang wajar setelah publikasi.
- Orisinalitas & Plagiarisme: Penulis harus memastikan bahwa karya mereka sepenuhnya orisinal dan mencantumkan pengutipan yang benar atas karya orang lain.
- Publikasi Ganda: Mengirimkan naskah yang sama ke lebih dari satu jurnal secara bersamaan merupakan perilaku tidak etis dan tidak dapat diterima.
- Kepenulisan (Authorship): Kepenulisan dibatasi hanya untuk mereka yang memberikan kontribusi signifikan terhadap penelitian. Seluruh penulis wajib menyetujui versi akhir naskah sebelum dikirimkan.
- Kesalahan Mendasar: Jika penulis menemukan kesalahan signifikan pada karya yang telah terbit, penulis wajib segera memberi tahu editor dan bekerja sama untuk melakukan koreksi atau penarikan naskah. Kontak Editor in Chief via WhatsApp: 08558911937 atau email: alamtarajurnal@gmail.com.
Tugas dan Tanggung Jawab Mitra Bestari (Reviewers)
- Kontribusi Editorial: Penelaahan sejawat membantu editor dalam mengambil keputusan editorial dan membantu penulis meningkatkan mutu karyanya.
- Ketepatan Waktu: Reviewer yang merasa tidak memenuhi kualifikasi atau tidak dapat menelaah tepat waktu wajib mengonfirmasi ke editor untuk mengundurkan diri dari proses review.
- Kerahasiaan: Setiap naskah yang diterima untuk ditelaah harus diperlakukan sebagai dokumen rahasia.
- Objektivitas: Penelaahan harus dilakukan secara objektif tanpa melakukan kritik personal terhadap penulis.
- Konflik Kepentingan: Reviewer dilarang menelaah naskah yang memiliki konflik kepentingan akibat hubungan kompetitif, kolaboratif, atau koneksi lain dengan penulis/lembaga terkait.
Pengawasan Etika Khusus (Ethical Oversight)
Jika penelitian melibatkan bahan kimia berbahaya, subjek manusia atau hewan, atau prosedur yang memiliki risiko khusus, penulis wajib mencantumkannya secara jelas dalam naskah serta melampirkan surat persetujuan etik resmi (ethical clearance) dari lembaga yang berwenang.