Kebijakan Editor
Kebijakan Diskusi dan Koreksi Pasca-Penerbitan
Madinah: Jurnal Studi Islam (Madinah: JSI) percaya bahwa dialog akademis tidak berhenti setelah sebuah artikel diterbitkan. Jurnal ini memfasilitasi dan menerima diskusi pasca-penerbitan, komentar kritis, serta masukan akademis guna memastikan validitas jangka panjang, penyempurnaan, dan integritas keilmuan dalam bidang studi Islam berbasis komunitas.
Untuk menjaga etika profesional dan standar ilmiah, jurnal menerapkan mekanisme diskusi pasca-penerbitan sebagai berikut:
1. Pengajuan Komentar Akademik: Pembaca, peneliti, atau lembaga yang ingin memberikan komentar terhadap artikel yang telah terbit, menyanggah temuan, atau menyampaikan keberatan terkait metodologi dapat mengirimkan surat resmi atau komentar kepada Dewan Redaksi. Setiap pengajuan harus bersifat objektif, konstruktif, dan didukung oleh bukti ilmiah yang kuat.
2. Penilaian Editorial: Dewan Redaksi akan mengevaluasi setiap komentar yang masuk untuk menilai relevansi ilmiah dan kesantunan bahasanya. Kritik akademis yang valid dapat dikirimkan kepada mitra bestari (reviewer) eksternal atau pakar bidang terkait untuk evaluasi lebih lanjut.
3. Hak Jawab Penulis: Jika kritik dinyatakan valid secara ilmiah, penulis asli dari artikel tersebut akan diundang secara resmi untuk memberikan jawaban tertulis atau klarifikasi. Untuk mendorong transparansi, naskah kritik dan jawaban penulis akan diterbitkan dalam nomor terbitan yang sama dan ditautkan secara digital ke artikel utama.
4. Koreksi Pasca-Penerbitan: Jika diskusi pasca-penerbitan mengungkap adanya kesalahan ilmiah yang tidak disengaja atau ketidakakuratan data yang bukan merupakan pelanggaran etika penelitian, jurnal akan segera menerbitkan Lembar Koreksi (Corrigendum) atau Addendum resmi untuk memperbaiki catatan ilmiah publik.
Tata Cara Pengajuan:
Semua komentar akademik atau surat keberatan harus dikirimkan langsung melalui email kepada Pemimpin Redaksi di madinah@iai-tabah.ac.id dengan format subjek: "Diskusi Pasca Publis - [Judul Artikel]".