Trust dan Akuntabilitas dalam Kepemimpinan Bencana: Analisis Perbandingan Perspektif Al-Qur'an dan Administrasi Publik atas Pengunduran Diri Kepala Daerah di Aceh
Unduhan / Naskah Lengkap
Abstrak
Pengunduran diri dan pernyataan ketidakmampuan beberapa kepala daerah dalam menangani bencana banjir dan tanah longsor di Aceh memunculkan perdebatan luas mengenai tanggung jawab etis pemimpin publik dalam situasi krisis. Selama ini, kajian administrasi publik umumnya menilai fenomena tersebut melalui perspektif akuntabilitas prosedural dan kinerja kelembagaan, sementara konsep akuntabilitas kepemimpinan dalam Al-Qur'an sebagai tanggung jawab moral dan spiritual masih relatif jarang dikaji. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep amanah dan akuntabilitas kepemimpinan dalam Al-Qur'an serta membandingkannya dengan konsep akuntabilitas administrasi modern dalam memahami fenomena pengunduran diri kepala daerah pada saat penanggulangan bencana di Aceh. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi kepustakaan dengan metode tafsir maudhu'i yang dipadukan dengan analisis komparatif terhadap literatur administrasi publik, kitab-kitab tafsir klasik dan kontemporer, serta berbagai penelitian mengenai kepemimpinan dan tata kelola kebencanaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akuntabilitas Qur'ani melampaui kewajiban prosedural dan kelembagaan karena mencakup integritas moral, kehadiran aktif pemimpin, keadilan, serta pertanggungjawaban transendental di hadapan Allah. Sebaliknya, akuntabilitas administrasi lebih menitikberatkan pada kepatuhan hukum, kinerja organisasi, dan tanggung jawab politik. Analisis komparatif memperlihatkan bahwa pengunduran diri atau ketidakhadiran kepala daerah dalam situasi bencana tidak hanya mencerminkan kegagalan administratif, tetapi juga merupakan pelanggaran terhadap prinsip amanah dan kepemimpinan moral dalam Al-Qur'an. Penelitian ini berkontribusi secara teoretis melalui pengembangan kerangka integratif antara akuntabilitas Qur'ani dan akuntabilitas administrasi sebagai landasan etis bagi penguatan kepemimpinan publik yang bertanggung jawab dalam masyarakat Muslim.
Kata Kunci / Kata Kunci
Daftar Pustaka / Referensi
-
Abu Bakar, B., Zamziba, M. N. F., Rashid, R. F. A., Mohd Fadzil, M. S., Ramlan, M. A. B., & Norhairudin Anis, N. A. S. (2024). Leadership and accountability values in the perspectives of Al-Quran Al-Karim: Nilai kepimpinan dan akauntabiliti dalam perspektif Al-Quran Al-Karim. JURNAL YADIM: International Journal of Islam and Contemporary Affairs, 4(1), 33–51. https://doi.org/10.61465/jurnalyadim.v4.157
-
Aji, M. S. K., Purwanti, U. E., & Khamim. (2024). Amanah sebagai batas tanggung jawab pemimpin: Analisis penerapan isi hadis tentang batasan kewenangan pemimpin. Verfassung: Jurnal Hukum Tata Negara, 3(1), 71–86. https://doi.org/10.30762/vjhtn.v3i1.415
-
Al-Maraghi, A. M. (1946). Tafsir al-Maraghi (Vol. 22). Mustafa al-Babi al-Halabi.
-
Al-Qurthubi. (2009). Al-Jāmi‘ li aḥkām al-Qur’ān (Tafsir Al-Qurthubi) (Vol. 14, pp. 156–157). Muassasah al-Risalah.
-
Arikewuyo, N. A. (2023). Literalism versus rationalism in the house of Islam: A case study of Islamic law of succession. International Journal of Fiqh and Usul al-Fiqh Studies, 7(1), 57–67. https://doi.org/10.31436/ijfus.v7i1.286
-
Ashraf-Khan, M. V., & Hossain, M. S. (2021). Governance: Exploring the Islamic approach and its relevance for the modern context. International Journal of Islamic Khazanah, 11(1), 29–40. https://doi.org/10.15575/ijik.v11i1.10433
-
Aspinall, E. (2009). Islam and nation: Separatist rebellion in Aceh, Indonesia. Stanford University Press. https://doi.org/10.1515/9780804776271
-
Auda, J. (2008). Maqāṣid al-sharī‘ah as philosophy of Islamic law: A systems approach. The International Institute of Islamic Thought.
-
Az-Zamakhshari, M. ibn ‘U. (1987). Al-Kashshāf ‘an ḥaqā’iq ghawāmiḍ al-tanzīl wa ‘uyūn al-aqāwīl fī wujūh al-ta’wīl (Vol. 3, p. 536). Dār al-Kitāb al-‘Arabī.
-
Batchelor, D. A.-F. (2014). Integrating Islamic principles and values into the fabric of governance. Islam and Civilisational Renewal, 5(3), 351–374. https://doi.org/10.52282/icr.v5i3.387
-
Boin, A., 't Hart, P., Stern, E., & Sundelius, B. (2005). The politics of crisis management: Public leadership under pressure. Cambridge University Press.
-
Bovens, M. (2007). Analysing and assessing accountability: A conceptual framework. European Law Journal, 13(4), 447–468. https://doi.org/10.1111/j.1468-0386.2007.00378.x
-
CNN Indonesia. (2025, December 6). Fakta-fakta bupati Aceh Selatan pergi umrah saat banjir dan longsor. http://www.cnnindonesia.com/nasional/20251206071503-20-1303464/fakta-fakta-bupati-aceh-selatan-pergi-umrah-saat-banjir-dan-longsor
-
Dwinanda, R. R., Utama, A. A. G. S., & Fauziyan, A. (2025). Ethics and leadership in crisis management: A systematic literature review. Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis, 10(1), 52–64. https://doi.org/10.38043/jimb.v10i1.6034
-
Feener, R. M. (2013). Sharia and social engineering: The implementation of Islamic law in contemporary Aceh, Indonesia. Oxford University Press. https://doi.org/10.1093/acprof:oso/9780199678846.001.0001
-
Firdaus, A. N., & Riyadi, A. K. (2025). The legitimacy of rational interpretation between Ibn Taymiyyah and Ibn Rushd. Al-Kawakib, 6(1), 129–152. https://doi.org/10.24036/kwkib.v6i1.298
-
Hasan, A. H. (2006). Tafsir al-ahkam. Kencana.
-
Herijanto, H. (2022). Al amanah in al Qur’an vs trust: A comparative study. International Journal of Ethics and Systems, 38(4), 549–575. https://doi.org/10.1108/IJOES-03-2021-0064
-
Husaini, A. (2010). Pendidikan Islam: Membentuk manusia berkarakter dan beradab. Cakrawala Publishing.
-
Ibn Kathir. (1999). Tafsīr al-Qur’ān al-‘aẓīm (Vol. 2, S. bin M. Salamah, Ed.). Dār Ṭayyibah.
-
Inayati, R., & Mullah, M. I. (2022). Penanggulangan bencana banjir di Aceh: Psikologis dan strategi efektif. GALENICAL: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Malikussaleh, 1(2), 97–102. https://doi.org/10.29103/jkkmm.v1i2.17472
-
Irawan, R., Prasetiawati, E., & Amin, M. N. (2025). Ayat-ayat kepemimpinan dalam Tafsīr Al-Munīr: Perspektif tafsir maqāṣidī. Journal of Islamic Scriptures in Non-Arabic Societies. Advance online publication. https://doi.org/10.51214/jisnas.v2i1.1083
-
Khan, D. T. (2017). Mu'tazilaism: An introduction to rationality in Islam. International Journal of Engineering and Applied Sciences (IJEAS), 4(10), 60–62
-
Kumar, S. (2023). Accountability in disaster governance. In A. Singh (Ed.), International handbook of disaster research (pp. 25–37). Springer Nature Singapore. https://doi.org/10.1007/978-981-19-8388-7_2
-
Kutsevych, A. (2022). Legal mechanism for the dismissal of public officials on grounds beyond a public official’s control. Entrepreneurship, Economy and Law, 6, 41–48. https://doi.org/10.32849/2663-5313/2022.6.06
-
Mareta, F. C., & Firdaus. (2024). Mekanisme akuntabilitas pelayanan publik. Jurnal Ilmu Administrasi dan Studi Kebijakan, 6(2), 231–240. https://doi.org/10.48093/jiask.v6i2.210
-
Marshanda, S., Zikri, S. N., Pardede, C. S. C., Narendra, D., Hanoselina, Y., & Helmi, R. F. (2024). Analisis peranan etika dalam penerapan akuntabilitas dan transparansi pelayanan publik. Jurnal Ilmu Komunikasi dan Sosial Politik, 2(2), 396–401. https://doi.org/10.62379/jiksp.v2i2.1941
-
Masorong, A. N. P. (2025). Islamic ethical principles and accountability in governance. Advanced International Journal of Banking, Accounting and Finance, 7(21), 21–34. https://doi.org/10.35631/AIJBAF.721002
-
Moten, A. R. (2017). Al-Siyasah al-Shar’iyah: Good governance in Islam. In A. R. Moten (Ed.), Qur’anic guidance for good governance (pp. 55–81). Palgrave Macmillan. https://doi.org/10.1007/978-3-319-57873-6_4
-
Nasution, H., Ahmed, S., Al-Hawary, S. I. S., Pallathadka, H., Al-Salami, A. A. A., & Van, L. (2023). Values, accountability and trust among Muslim staff in Islamic organisations. HTS Teologiese Studies/Theological Studies, 79(1), a8272. https://doi.org/10.4102/hts.v79i1.8272
-
Nugraha, S. A., Febriyanti, D., & Kencana, N. (2020). Evaluasi penanggulangan bencana kebakaran di Kota Palembang (Studi kasus pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Sumatera Selatan tahun 2016–2018). Jurnal Pemerintahan dan Politik, 5(2), 63–68. https://doi.org/10.36982/jpg.v5i2.1033
-
Olifiansyah, M., Hidayat, W., Dzulfiqar, M., & Diaying, B. P. (2020). Kepemimpinan dalam perspektif Islam. AT-TAJDID: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam, 4(1), 102–112. http://dx.doi.org/10.24127/att.v4i01.1205
-
Owen, C., & Parsons, D. (2026). Leadership and organizational crises. In Leadership and organizational crises (pp. 117–123). https://doi.org/10.1201/9781003566007-16
-
Paarlberg, L., & Perry, J. (2007). Values management: Aligning employee values and organization goals. American Review of Public Administration, 37(4), 387–408. https://doi.org/10.1177/0275074006297238
-
Reid, W., & Dold, C. (2018). Burns, Senge, and the study of leadership. Open Journal of Leadership, 7(1), 89–116. https://doi.org/10.4236/ojl.2018.71006
-
Reza, M. M. H. (2025). Leadership qualities of the Islamic state leaders mixed with Qur’an, Hadith, and contemporary perspectives. Al-Bunyan: Interdisciplinary Journal of Qur’an and Hadith Studies, 3(1), 30–44. https://doi.org/10.61166/bunyan.v3i1.46
-
Riggio, R. E., & Newstead, T. (2023). Crisis leadership. Annual Review of Organizational Psychology and Organizational Behavior, 10, 201–224. https://doi.org/10.1146/annurev-orgpsych-120920-044838
-
Rochim, A. N., & Muttaqien, M. I. (2025). Keadilan, amanah, dan musyawarah: Integrasi nilai kepemimpinan Islam dalam manajemen pendidikan modern. Jurnal Visi Manajemen, 11(2), 01–12. https://doi.org/10.56910/jvm.v11i2.513
-
Romzek, B. S., & Dubnick, M. J. (1987). Accountability in the public sector: Lessons from the Challenger tragedy. Public Administration Review, 47(3), 227–238. https://doi.org/10.2307/975901
-
Salim, A., & Azra, A. (Eds.). (2003). Sharia and politics in modern Indonesia. Institute of Southeast Asian Studies.
-
Salleh, N., & Mahmood, A. R. (2025). Sufism in the discourse of Islamic science: An analysis on the issue of definition and categorization. International Journal of Research and Innovation in Social Science (IJRISS), 9(9), 3529–3536. https://doi.org/10.47772/IJRISS.2025.909000294
-
Salomo, R. V., & Rahmayanti, K. P. (2023). Progress and institutional challenges on local governments performance accountability system reform in Indonesia. SAGE Open, 13(4), 1–14. https://doi.org/10.1177/21582440231196659
-
Sani, A., Rasyid, M. N., & Al-Qardhawy, M. Y. (2024). Eksistensi Mejelis Permusyawaratan Ulama dan Lembaga Wali Nanggroe dalam sosiokultural dan hukum di Aceh. Future Academia: The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced, 2(3), 315–328. https://doi.org/10.61579/future.v2i3.182
-
Saskia, A., Setiawan, A. B., & Anwar, S. (2025). Pengaruh transparansi, akuntabilitas dan kompetensi aparatur terhadap good governance pada dana kelurahan di tingkat kecamatan. Jurnal Akademi Akuntansi Indonesia Padang, 5(1), 117–130. https://doi.org/10.31933/sj5gap68
-
Satia, R. (2024). Restoring public trust through ethical leadership and accountability frameworks in governance. Politeia: Journal of Public Administration and Political Science and International Relations, 2(3), 198–211. https://doi.org/10.61978/politeia.v2i3.963
-
Shihab, M. Q. (2002). Tafsir al-Misbah: Pesan, kesan dan keserasian Al-Qur’an. Lentera Hati.
-
Shofiyah, N., Sumedi, Hidayat, T., & Istianah. (2023). Tujuan penciptaan manusia dalam kajian Al-Quran. ZAD Al-Mufassirin, 5(1), 1–17. https://doi.org/10.55759/zam.v5i1.54
-
Sidqy, M., & Taqwa, H. (2024). Tafsir tahlili Q.S An-Nisa ayat 58–63; dasar-dasar pemerintahan. At-Tadris: Journal of Islamic Education, 3(2), 154–169. https://doi.org/10.56672/attadris.v3i2.161
-
Suara Merdeka Jakarta. (2025, December 5–7). Gubernur Aceh sebut bupati yang dicap cengeng karena tak sanggup atasi banjir: Jangan lemah. http://jakarta.suaramerdeka.com/nasional/13416379368/besarnya-bencana-di-aceh-bikin-3-bupati-angkat-tangan-pintu-kini-terbuka-bagi-kepala-daerah-yang-ingin-undur-diri?page=2
-
Underhill, J. (2008). The politics of crisis management: Public leadership under pressure—Arjen Boin, Paul ‘t Hart, Eric Stern, and Bengt Sundelius; Lessons on leadership by terror: Finding Shaka Zulu in the attic—Manfred F. R. Kets de Vries. Political Psychology, 29, 139–143. https://doi.org/10.1111/j.1467-9221.2007.00619.x
-
United Nations Development Programme. (1997). Governance for sustainable human development: A UNDP policy document. United Nations Development Programme.
-
Wahidillah, N., Apriyani, S. R., Meilani, V. R., & Ashari, Z. M. (2025). Pelayanan publik dalam perspektif Islam: Landasan, prinsip, dan implementasi di era kontemporer. Kajian Administrasi Publik dan Ilmu Komunikasi, 2(3), 1–16. https://doi.org/10.62383/kajian.v2i3.488
-
Ye, Y., Lin, Y., Zhang, X., Liu, Y., & Han, Z. (2024). Public servants’ accountability pressure when facing the pandemic: The moderating role of accountability awareness. SAGE Open, 14(4). https://doi.org/10.1177/21582440241297601
-
Yulizar. (2025, June 11). Gubernur Aceh: Bupati cengeng tangani bencana banjir, lebih baik mundur. ANTARA Aceh. https://aceh.antaranews.com/berita/397318/gubernur-aceh-bupati-cengeng-tangani-bencana-banjir-lebih-baik-mundur?page=all
-
Zahra, I. A., Marno, & Wibawa, B. (2022). Kewajiban pemimpin dan rakyat dalam perspektif Al-Qur’an Surah An-Nisa ayat 58–59. IES (Journal of Islamic Education Studies), 1(1), 9–18. https://doi.org/10.58569/jies.v1i1.43
